Keislaman

Waspada, Ini Bahaya Masjid Megah yang Minim Jamaah

Sungguh sedap rasanya mata memandang bangunan masjid yang indah dan megah. Tentu, melaksanakan ibadah di dalamnya diharapkan mampu menimbulkan rasa semakin ingin dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sayangnya, tak semua rumah ibadah yang berdiri kokoh dibangun berlandaskan tujuan tersebut. Sejatinya inilah kondisi yang telah pernah diperingatkan sebelumnya oleh junjungan besar kita, Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebagaimana dalam suatu hadist, beliau bersabda:

“Akan datang suatu masa di mana banyak orang yang membangun masjid megah dan orang yang memakmurkannya sangat sedikit,” (HR Ibnu Khuzaimah)

Hadist di atas menjelaskan tentang peringatan Rasulullah terkait ketidak – seimbangan antara kondisi fisik masjid dengan fungsi utama sebagaimana ia mestinya. Terkini, banyak sekali masjid berpenampilan megah yang dibangun lengkap dengan ornamen – ornamen mahalnya. Sayangnya, keindahan tersebut tak dibarengi dengan banyaknya jamaah yang memakmurkan fungsi utamanya, yakni sebagai tempat ibadah. Kondisi seperti ini hendaknya mampu membuat kita waspada.

Ya, masjid yang megah namun minim jamaah sejatinya merupakan salah satu pertanda bahwa Hari Kiamat sudah semakin dekat. Terdahulu, Rasulullah juga telah pernah memperingatkan umatnya terkait hal tersebut. Sebagaimana dalam suatu hadist, beliau pernah bersabda:

“Kiamat tidak akan terjadi hingga manusia bermegah-megahan dalam membangun masjid,” (HR Abu Dawud)

Sungguh miris memang rasanya mengetahui kemegahan masjid yang jarang dikunjungi oleh umat Islam sendiri. Sepatutnya kita perlu senantiasa mawas diri agar tidak mengabaikan begitu saja fungsi masjid yang sebenarnya. Hendaknya, masjid yang dibangun megah haruslah mendatangkan manfaat yang besar pula. Oleh karena itu, sebelum benar – benar terlambat kita perlu memulai sedini mungkin untuk dapat memanfaatkan masjid sebagaimana fungsi utamanya. Semoga, atas izin Allah, upaya kita ini mampu memberikan naungan di Hari Kiamat kelak, aamiiin.

Related Articles

Back to top button