Keislaman

Waspada, Ini Sebab Utama Maraknya Tindak Aniaya

Memiliki hubungan dengan orang lain merupakan salah satu kebutuhan alamiah bagi manusia. Bagaimana tidak? Manusia yang sejatinya makhluk sosial membutuhkan sesama untuk dapat mendukung terlaksananya kehidupan mereka. Oleh karena itu, anjuran untuk dapat menjaga hubungan dengan orang lain menjadi perkara utama yang selalu digencarkan dalam ajaran agama Islam. Sayangnya, tak semua orang bisa melakukan hal yang sesuai dengan syariat agama Islam.

Ada kalanya, sifat alami dalam diri seseorang justru membuat orang lain jadi teraniaya. Baik secara fisik mau pun psikis, terdapat beberapa kesempatan bagi seseorang untuk melukai orang lain. Hal ini sejatinya menjadi hal yang dilarang dalam agama Islam. Bahkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan umatnya untuk dapat menjauhkan diri dari sifat sombong agar tidak mudah melakukan tindakan yang sejatinya menganiaya orang lain. Sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap rendah hati hingga tidak seorang pun yang bangga atas yang lain dan tidak ada yang berbuat aniaya terhadap yang lain.” (HR Muslim no. 2865)

Hadist di atas menjelaskan tentang salah satu sebab timbulnya sikap aniaya antar sesama. Terkait hal ini, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa adanya sikap sombong dalam hati seseorang membuat orang tersebut dapat dengan mudah bertindak semena-mena pada orang lain. Ya, kesombongan telah memperdaya diri seseorang untuk merasa lebih baik dari orang lain. Pada akhirnya, hal tersebut pun membuat ia dengan ringannya menyakiti sesama baik yang dilakukan dengan perbuatan atau pun perkataan yang kejam.

Tindak aniaya sangat dilarang dalam ajaran agama Islam. Selain dapat merugikan orang lain, aniaya juga jadi sebab dari turunnya azab Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan umatnya untuk dapat menjauhi diri dari keringanan tangan atau pun hati untuk menganiaya orang lain. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan senantiasa berperilaku rendah hati. Rendah hati memungkinkan kita untuk dapat lebih menghargai orang lain sehingga tidak mudah melontarkan perkataan yang menyakiti atau pun bertindak yang tak patut.

Related Articles

Back to top button