Waspada, Azab Allah Ada bagi Orang yang Tak Peduli pada Kezaliman yang Terjadi

Islam sejatinya merupakan agama yang berlandaskan pada kedamaian. Bagaimana tidak? Kebanyakan di antara kebiasaan yang diterapkan oleh junjungan besar umat Islam, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah aktivitas tolong menolong pada sesama. Hal tersebut sebaiknya sudah harus menjadi hal yang biasa dilakukan. Namun, hubungan antar umat Islam sejatinya amat luas dan tak terbatas perkara tolong menolong semata. Kita pun dianjurkan untuk dapat saling menjaga satu sama lain.

Hal tersebut bahkan semakin utama dilakukan saat terdapat kezaliman yang tampak di depan mata. Umat Islam wajib mencegahnya agar tidak terdapat kerusakan lain yang mungkin ditimbulkan. Sebaliknya, apa bila terdapat sekelompok orang yang melihat adanya perbuatan buruk dilakukan orang lain sementara mereka diam saja maka Allah Subhanahu wa Ta’ala tak akan segan menurunkan azab kepada mereka. Hal ini sebagaimana dikisahkan oleh salah satu sahabat yang berkata “Sesungguhnya kami mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda”,

Sesungguhnya sekelompok orang apabila mereka melihat kezaliman, lalu mereka tidak mencegahnya, hampir-hampir Allah akan meratakan siksa kepada mereka”. Dan sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah suatu kaum yang di dalamnya dilakukan kemaksiatan-kemaksiatan, sedangkan mereka mampu mencegahnya tetapi mereka tidak mau mencegahnya, melainkan Allah mendatangkan azab secara merata kepada mereka“. [HR. Abu Dawud, juz 4, hal. 122, no. 4338]

Hadist di atas menjelaskan tentang akibat yang diterima apa bila tidak peduli pada aksi-aksi kezaliman yang terjadi di sekitar kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabat dan umatnya beliau menyampaikan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan siksaan kepada pihak-pihak yang berdiam diri tatkala ia melihat kemaksiatan terjadi di sekitarnya. Hal tersebut sejatinya merupakan bentuk azab yang Allah turunkan pada orang yang berpangku tangan seolah tak peduli pada kezaliman yang terjadi.

Bukan tanpa sebab, pasalnya bentuk berdiam diri pada aksi-aksi zalim dan maksiat sejatinya sama saja dengan menganggap bahwa perbuatan tersebut halal dilakukan. Maka dari itu, azab dan dosa tak hanya akan membuat diri seseorang yang melakukannya saja menjadi menderita tapi juga pihak-pihak yang tak peduli dan tak berusaha mencegah terjadinya perbuatan-perbuatan buruk tersebut. Maka dari itu, penting bagi umat Islam untuk dapat bergotong royong dalam membantu sesama saja tapi juga bekerja sama memberantas perbuatan tak pantas. Semoga dengan begitu, Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan keberkahan pada diri kita semua.