Kesehatan

Jintan Hitam, Pengobatan Berbasis Herba bagi Segala Macam Penyakit

Mencari jalan kesembuhan atas penyakit yang diderita sejatinya dapat dilakukan dengan berbagai cara. Kebanyakan dari kita biasanya memercayakan proses ini pada ahli medis. Namun ada kalanya pengobatan secara herba mampu memberikan hasil yang lebih cepat. Begitulah sifat yang dimiliki oleh jintan hitam. Jenis herba yang lebih sering dikenal dengan sebutan habatus sawda’ ini dipercaya memiliki beragam manfaat kesehatan sekaligus penyembuh bagi beberapa penyakit. Hal yang sama juga menjadi salah satu anjuran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal kesehatan. Sebagaimana dalam suatu hadist beliau pernah bersabda:

“Sesungguhnya di dalam habbatus sawda’ (jintan hitam) terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit kecuali kematian”. (HR. Bukhari No. 5687)

Hadist di atas menjelaskan tentang anjuran Rasulullah pada umatnya untuk dapat memanfaatkan habbatus sawda’ sebagai obat dari segala macam penyakit. Bahkan beliau pun mengisyaratkan bahwasanya tak ada satu pun penyakit yang tak bisa disembuhkan dengan rutin mengonsumsi jintan hitam kecuali seseorang telah ditakdirkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala menghadapai ajalnya. Habbatus sawda’ sendiri seperti dilansir melalui Alodokter mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh kita. Beberapa di antaranya adalah karbohidrat, protein, asam oleat, asam linoleat, kalsium, serat, zat besi, natrium, kalium, dan juga antioksidan.

Dengan bekal kekayaan nutrisi tersebut, jintan hitam dipercaya mampu bekerja sebagai antibakteri, diuretik, antiperadangan, analgesik, mempertahankan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan organ ginjal, lambung, dan juga hati. Kesemua fungsi ini dapat bekerja pada tubuh kita dikarenakan habbatus sawda’ juga mengandung thymoquinone (TQ). Oleh karena itu, memanfaatkan jintan hitam sebagai metode penyembuhan berbasis herba diyakini dapat mengobati beberapa penyakit seperti darah tinggi, kolesterol tinggi, infeksi, menjaga kadar gula darah, melindungi hati, serta mencegah kanker.

Related Articles

Back to top button