Keislaman

Hati – Hati, Ini Alasan Mengapa Seseorang Menerima Dosa Berkepanjangan

Kita tentu sudah terbiasa mendengar tentang pahala jariyah dari perbuatan baik yang dilakukan. Ya, hal ini memungkinkan bahwa pahala yang kita terima dari sebuah perbuatan baik dapat terus mengalir hingga akhirat kelak selama masih ada orang yang menerima manfaat dari kebaikan kita. Namun, jangan salah nyatanya tak hanya pahala saja yang dapat terus mengalir deras. Perbuatan buruk yang dilakukan dalam beberapa kondisi juga berpeluang untuk selalu dapat mengalirkan dosa sampai ke akhirat kelak.

Dari Jarir bin Abdillah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam Islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka,” (HR. Muslim)

Hadist di atas menjelaskan tentang perbuatan yang mampu mengalirkan dosa secara berkepanjangan. Tepat sekali, bagi siapa yang menjadi pencetus utama pelaksanaan suatu perbuatan buruk, lalu ada orang lain yang mengikuti hal tersebut maka ia berpeluang untuk terus mendapatkan dosa baik dari dirinya sendiri maupun dari orang lain yang terinspirasi untuk melakukan perbuatan tersebut. Tidak hanya itu, kondisi ini juga semakin buruk apa bila ada orang yang sengaja mengajak orang lain pada perbuatan maksiat.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa yang mengajak kepada kesesatan, dia mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun,” (HR. Ahmad 9398, Muslim 6980)

Ya, orang yang terang – terangan mengajak pada jalan kesesatan nyatanya juga akan menerima dosa yang terus mengalir hingga akhirat kelak. Dosa tersebut bahkan ditambah dengan dosa – dosa orang yang mengikuti kesesatannya. Tidak ada sedikit pun pengurangan dari dosa tersebut karena ia satu – satunya yang bertanggung – jawab atas perbuatan buruk yang dilakukan orang lain. Naudzubillah min zalik, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjauhkan kita dari orang – orang demikian. Dan semoga kita dikumpulkan oleh Allah bersama orang – orang saleh, aamiin aamiin yaa robbal alamin.

Related Articles

Back to top button