Keislaman

Fitnah Mudah Menyebar, Ini Cara Menanggapi yang Dianjurkan

Hidup dalam berbagai kemudahan tentu saja sangat menguntungkan. Salah satu keuntungan yang kini tengah kita rasakan adalah komunikasi yang kini bahkan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Media sosial pun hadir sebagai sarana yang mampu mempermudah proses komunikasi setiap orang meski terhambat jarak yang memisahkan. Sayangnya, setiap tidak ada satu pun hal di dunia ini yang bisa didapatkan tanpa adanya kemungkinan resiko di kemudian hari.

Tepat sekali, cara komunikasi yang semakin mudah dilakukan belakangan ini justru mendukung kemudahan tersebarnya berita yang belum bohong. Tidak jarang hal ini akhirnya juga menjadi alasan timbulnya fitnah yang bertebaran hampir di mana saja. Sebagai umat Islam, langkah terbaik apa sejatinya yang bisa kita lakukan dalam kemungkinan hidup yang bisa saja terdampak fitnah dari pihak yang tak bertanggung jawab? Sebagaimana diketahui dalam al-Qur’an, Allah berfirman,

Hai orang-orang yang beriman, jika datang orang fasik membawa berita maka periksa berita tersebut dengan teliti agar tidak menyebabkan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang nantinya akan menyebabkan kamu menyesal atas perbuatan tersebut” (QS. Al Hujurat: 6)

Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk tidak dengan mudah memercayai berita yang belum diketahui secara pasti kebenarannya. Bukan tanpa sebab, pasalnya berita tersebut bisa saja berisikan tentang fitnah yang ditujukan pada seseorang mau pun golongan tertentu. Maka dari itu, sebagai bagian dari kaum yang meyakini keberadaan Allah, kita dianjurkan untuk terlebih dahulu memeriksa dengan cermat ketepatan berita yang tersebar.

Hal ini sejatinya bertujuan agar tidak terbentuk pemikiran yang menyudutkan salah satu pihak. Bukan tanpa alasan, pasalnya kondisi tersebut mampu mendukung terciptanya kesalah-pahaman yang berakibat pada timbulnya perselisihan antar sesama. Perkara inilah yang sejatinya benar-benar dihindarkan dalam ajaran agama Islam. Islam adalah rahmat bagi alam semesta. Maka dari itu, tujuan dari anjuran ini adalah agar keharmonisan antar sesama dapat selalu terpelihara dan terjaga dengan baik.

Related Articles

Back to top button