Dunia yang begitu luas ini sejatinya menjadi tempat bagi beragam karakter manusia. Siapa pun memiliki peluang untuk menjalani hidup sekaligus berkarya. Namun, tentu saja dunia juga membutuhkan segelintir orang yang dapat dipercaya dalam membantu menjalankan roda kehidupan yang sejahtera bagi seluruh penduduknya. Maka dari itu, keberadaan pemimpin dinilai amat penting. Pemimpin, karena kemampuannya yang dinilai lebih unggul dalam segala hal dipercaya untuk mengemban amanah dan bertugas sebagai pengarah.
Pemimpin yang baik bahkan mampu membuat rencana yang dapat mendatangkan kebaikan bagi seluruh orang. Dalam ajaran agama Islam, pemimpin bahkan mengemban amanah yang besar yang kelak akan dimintai pertanggung-jawabannya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka dari itu, umat Islam wajib menghormati dan memuliakan siapa pun yang telah dipercaya untuk menjadi pemimpin. Sayangnya, beberapa kalangan orang justru kerap mengambil kesempatan untuk mematahkan sayap kepemimpinan orang lain hanya untuk mendapatkan keuntungan.
Pada kenyataannya hal tersebut sangat terlarang. Bahkan, banyak pula yang tak tahu bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjanjikan kebaikan bagi hamba-Nya yang mampu memuliakan pemimpin di kalangannya. Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
“Barang siapa yang masuk (ke tempat) pemimpin dengan sikap yang memuliakannya) maka ia berada dalam tanggungan-Nya.” [HR. Muslim juz 4, hal. 2193]
Hadist di atas menjelaskan tentang salah satu pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terkait anjuran memuliakan pemimpin. Kepada para sahabat dan umatnya beliau menyampaikan bahwa umat Islam diwajibkan untuk dapat senantiasa menghormati dan memuliakan pemimpin. Pemimpin adalah orang kepercayaan. Tanpa pernah kita sadari, dia memegang tanggung jawab yang besar terhadap kehidupan kita baik secara langsung atau pun tidak. Bahkan tanggung jawab tersebut juga akan diadili oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kelak di hari perhitungan kelak bersama dengan manusia lainnya.
Maka dari itu, memuliakan pemimpin adalah suatu kewajiban. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berjanji akan memberikan keutamaan pada hamba-Nya yang senantiasa menghormati pemimpin di kalangannya. Tepat sekali, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa orang yang selalu berusaha memuliakan pemimpin kelak akan dijamin kehidupannya oleh Allah. Hal ini menandakan bahwa segala hal yang berkaitan dengan kehidupan orang tersebut akan berada di dalam tanggungan-Nya. Hal ini dapat terjadi lantaran pemimpin adalah salah satu wujud dari khalifah di muka bumi ini.
Mereka akan selalu melakukan hal terbaik untuk keberlangsungan hidup penduduknya. Maka dari itu, orang-orang yang senantiasa berusaha menjaga kemuliaan seorang pemimpin tentu akan menerima keutamaan ini. Ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menanggung diri kita, ini berarti bahwa Allah menjamin segala hal yang berkaitan erat dengan hidup, keluarga, juga rezeki kita. Mari sama-sama kita doakan agar pemimpin di negeri kita selalu dapat mengemban amanah dengan tepat. Semoga kita semua senantiasa berada dalam keadaan sehat wal’afiat agar dapat bekerja sama dengan para pemimpin membangun kehidupan dunia yang aman dan sejahtera.