Pecahnya perselisihan yang makin membara antara Palestina dan penjajah zionis membuat dunia cukup sibuk memerhatikan perkara ini. Kebiadaban yang dilakukan penjajah zionis telah disaksikan dengan nyata oleh mata dunia. Banyak di antara penggiat media sosial yang mulai menyadari hal apa yang sedang terjadi sebenarnya. Tidak jarang, ada pula yang menyatakan dukungan mereka terhadap pergerakan dan perlawanan Palestina sebagai negara yang terjajah. Sudah sepatutnya memang negara yang dicintai seluruh umat Islam ini melawan dan mengumumkan perang.
Bahkan, keberadaan Baitul Maqdis menjadi alasan utama bagi umat Islam untuk melakukan hal serupa agar tanah Palestina yang diberkahi Allah Subhanahu wa Ta’ala tetap pada pemiliknya. Tak sekedar umat Islam dari seluruh penjuru dunia, Allah pun telah menyatakan perang terhadap para penjajah zionis. Hal ini sebagaimana diketahui dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu yang berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda yang berbunyi sebagai berikut ini,
“Sesungguhnya Allah ta’ala berfirman: Siapa yang memusuhi wali-Ku maka telah Aku umumkan perang terhadapnya….” (HR. Bukhari)
Hadist di atas menjelaskan tentang kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada orang-orang yang berusaha memerangi utusan-utusan-Nya. Pembangkangan yang dilakukan oleh penjajah zionis termasuk dalam perkara yang membuat Allah murka dan menyatakan perang terhadap mereka. Selain karena memerangi kaum Muslimin, para penjajah zionis juga melakukan hal-hal yang dilarang yakni membuat keonaran yang merugikan orang lain. Rakyat Palestina adalah korban dari keonaran yang dilakukan oleh mereka. Keterbatasan pasokan makanan, listrik, dan juga air saat ini sangat menyusahkan saudara seiman kita di tanah Syam.
Sungguh, hal tersebut adalah perbuatan yang amat keji. Bukan tanpa alasan, pasalnya para penjajah zionis telah dengan sengaja merampas hak rakyat Palestina sekaligus membuat kehidupan mereka terasa seperti penjara. Bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, tingkah laku mereka sudah menjadi alasan utama bagi Dia untuk menjatuhkan azab dan hukuman. Hal serupa juga bisa dialami oleh siapa saja yang berupaya untuk memerangi utusan Allah dan kaum Muslimin yang teraniaya. Begitulah sejatinya janji Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada umat Islam. Dengan tetap bersabar dan lapang dada, kita akan mendapatkan saat yang tepat bagi para penjajah zionis untuk menerima azab pedih tak hanya di dunia tapi juga di akhirat.