Memiliki ilmu yang bermanfaat adalah salah satu hal yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Bukan tanpa alasan, pasalnya kaum Muslimin dan Muslimat berkesempatan untuk mendapatkan pahala yang berkepanjangan melalui ilmu yang bermanfaat. Sayangnya, bagi beberapa orang berbagi ilmu belum menjadi hal yang menarik untuk dilakukan. Beragam alasan mungkin saja melatar-belakanginya. Namun, sangat disayangkan bila kita menjadi salah satu pihak yang gemar memendam ilmu.
Tak hanya dapat menahan pahala kebaikan saja, memendam ilmu yang bermanfaat juga dapat mengundang azab dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa menyembunyikan suatu ilmu yang Allah berikan kemanfaatan dengannya bagi urusan manusia dan dien, maka pada hari kiamat Allah akan mencambuknya dengan cambuk dari neraka.” (HR. Ibnu Majah no. 261)
Hadist di atas menjelaskan tentang kerugian yang kita terima apa bila gemar menyembunyikan ilmu yang bermanfaat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada umatnya menyampaikan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak segan untuk mendatangkan siksaan bagi orang-orang yang senang menyembunyikan ilmu. Mereka kelak akan mendapatkan siksaan yang pedih berupa cambukkan yang teramat sakit dari Allah. Tepat sekali, Allah Ta’ala akan mencambuk orang-orang yang menahan ilmu dengan cambukkan yang berasal dari Neraka.
Betapa mengerikannya bukan siksaan tersebut? Oleh karena itu, hendaknya kita tidak perlu merasa rugi untuk berbagi ilmu kepada sesama. Terutama jika ilmu tersebut menyangkut perkara agama, sebarkanlah manfaatnya. Barang kali, melalui ilmu yang bermanfaat ini seseorang bisa kembali ke jalan yang benar. Kebaikan yang mereka dapatkan dari ilmu yang kita sedekahkan juga bisa menjadi kebaikan bagi diri kita. Maka dari itu, hindari perasaan takut merugi untuk berbagi ilmu. Percayalah, Allah Ta’ala tidak akan menukar pahala kebaikan untuk hamba-Nya yang hanya mengharap ridha-Nya semata.