Berakhirnya bulan suci Ramadhan menjadi tanda bahwa waktu telah berlalu amat cepat. Bagaimana tidak? Rasanya baru saja kemarin Ramadhan menyapa. Kini bulan yang amat mulia tersebut telah kembali pergi meninggalkan kita. Tentu saja hal ini akan sangat menumbuhkan kerinduan yang luar biasa. Namun, kita hanya dapat kembali merasakan kedamaian Ramadhan hampir sebelas bulan yang akan datang. Meski pun demikian, sejatinya ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk dapat memperbaiki kesempatan mengindahkan Ramadhan. Salah satunya adalah dengan senantiasa menjauhi diri dari berbagai peluang perbuatan dosa.
Sayangnya, tak banyak yang tahu bahwa beberapa perbuatan yang kita anggap sepele ternyata termasuk dalam perkara dosa. Bahkan, ada pula perbuatan yang mungkin sering kita lakukan namun tak pernah menyadarinya bahwa hal tersebut juga termasuk dalam dosa besar. Hal ini sebagaimana diketahui dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pernah ditanya tentang kaba’ir (dosa-dosa besar). Maka Beliau pun bersabda:
“Menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh orang dan bersumpah palsu.” (Shahih Bukhari 2459)
Hadist di atas menjelaskan tentang empat hal yang termasuk dalam dosa besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabat dan umatnya beliau menyampaikan bahwa ada perbuatan-perbuatan yang sebaiknya dihindari oleh umat Islam karena dapat berpeluang menimbulkan dosa. Salah satu di antaranya adalah sumpah palsu. Sumpah palsu sering kali dilakukan oleh sebagian besar orang untuk menarik keuntungan. Hal ini bahkan menjadi sebuah kebiasaan di kalangan para penjual. Sumpah palsu dilakukan untuk menarik perhatian calon pembeli sehingga mereka mau membeli barang dagangan yang dijual.
Sayangnya, tak banyak yang tahu bahwa sumpah palsu termasuk dalam kategori perbuatan yang mampu menimbulkan dosa besar. Bukan tanpa alasan, pasalnya di dalam aktivitas ini terdapat kebohongan yang amat besar yang biasanya akan membuat orang lain menjadi dirugikan. Atas dasar hal inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengecam orang-orang yang gemar bersumpah palsu. Bahkan kebiasaan ini pun diyakini dapat menambah berat timbangan dosa di akhirat kelak. Selain sumpah palsu, perbuatan lain yang juga tergolong dosa besar adalah durhaka pada orang tua, membunuh orang, hingga menyekutukan Allah. Naudzubillah min zalik, semoga kita terhindar dari sikap-sikap demikian.