Pesan Tersimpan di Balik Perintah Menunaikan Ibadah Kurban

Di antara banyak jenis ibadah yang sangat dianjurkan pelaksanaannya oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah kurban. Bukan tanpa alasan, pasalnya ibadah ini bahkan dianggap lebih baik dari jenis infak lainnya. Hal ini lantaran kurban mampu membawa kebahagiaan bagi kaum duafa yang membutuhkan. Maka dari itu, banyak umat Islam yang sangat ingin melaksanakannya. Meski pun demikian, sejatinya perintah berkurban bukan ditujukan pada umat Islam lantaran Allah Subhanahu wa Ta’ala membutuhkan hewan kurban tersebut. Sebaliknya, ibadah kurban membutuhkan biaya yang cukup besar jumlahnya. Mereka yang rela mengeluarkan nafkah ini dianggap telah membuktikan ketaatannya pada Allah Ta’ala.

Hal ini sebagaimana diketahui dalam al-Qur’an bahwasanya Allah berfirman,

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al Hajj: 37)

Ayat di atas menjelaskan tentang tujuan utama di balik perintah berkurban yang ditetapkan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada umat Islam. Dalam ayat tersebut, Allah mengatakan bahwa setiap daging dan darah dari hewan yang disembelih sejatinya tidak akan pernah dapat mencapai rida Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini lantaran Allah tidak menerima fisik hewan tersebut sebagaimana persembahan untuk diri-Nya. Sebaliknya, yang Allah Ta’ala terima adalah ketakwaan umat Islam yang telah rela menafkahkan harta mereka di jalan yang diridai oleh Allah ini. Tentu saja, kurban sendiri bukanlah ibadah yang murah karena terdapat nilai materi di dalamnya yang wajib dikeluarkan seorang mukmin untuk diserahkan pada pihak yang membutuhkan.

Kerelaan inilah yang dicari Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam diri hamba-Nya. Bukan tanpa sebab, pasalnya banyak orang yang dikaruniai dengan banyak harta namun sangat sulit untuk bisa menunaikan ibadah kurban. Hal tersebut terjadi lantaran mereka begitu mencintai dunia dan isinya termasuk juga harta. Ibadah kurban adalah cara Allah untuk menguji tingkat kecintaan hamba-Nya pada dunia. Hanya orang-orang yang bertakwa saja yang mampu melewati ujian ini. Maka dari itu, perlu diketahui bahwa sejatinya ibadah kurban bukan sekedar perintah tapi juga tantangan bagi seluruh umat Islam yang mampu. Hal ini kelak akan membuktikan seberapa besar kerelaan kita dalam memanfaatkan harta di jalan yang diridai Allah Ta’ala.