Urusan manusia secara umum menyangkut dunia dan akhirat. Kegiatan yang dilakukan sehari-hari di dunia memungkinkan kita untuk melakukan perjalanan. Entah perjalanan yang dekat atau pun jauh, hendaknya umat Islam harus tetap memahami kewajiban menjalankan ibadah. Yang satu ini tentu saja termasuk dalam kepentingan urusan akhirat yang wajib dipenuhi. Sayangnya, perjalanan yang tengah ditempuh ini sering kali membuat cara kita untuk bersuci menjadi terbatas.
Salah satunya saat kita sedang berada dalam perjalanan di tengah laut. Cara apa yang bisa kita lakukan untuk bersuci sementara air laut tidaklah tawar? Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia mengatakan, Seorang lelaki pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, untuk itu ia berkata: \"Sesungguhnya kami akan menaiki perahu di laut, sedangkan kami hanya membawa sedikit persediaan air tawar. Jika kami memakainya untuk berwudhu, niscaya kami akan kehausan. Bolehkah kami berwudhu dengan air laut?\" Rasulullah shallallahualaihi wa sallam menjawab,
“Airnya menyucikan dan Halal bangkainya.” (HR. Imam Syafi’i)
Hadist di atas menjelaskan tentang pesan Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam kepada para sahabat dan umatnya terkait bersuci dengan air laut. Beliau mengatakan bahwa tidak terdapat masalah bagi umat Islam untuk bersuci menggunakan air laut selama keadaannya memungkinkan kita untuk melakukannya. Air laut yang tidak terhitung jumlah dan massanya dianggap suci meskipun rasanya tidak tawar. Rasulullah bahkan menyatakan bahwa segala macam hewan atau bangkai yang terdapat di dalam laut sama sekali tidak memengaruhi kesucian air laut untuk digunakan bersuci.
Hal ini mengandung arti bahwa umat Islam tetap wajib bersuci dan melaksanakan ibadah meski pun tengah dalam perjalanan laut. Hendaknya kita juga tidak menyepelekan keadaan untuk senantiasa beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Air laut beserta isi dan bangkai di dalamnya diyakini suci. Maka dari itu, bersuci dan beribadah tetap bernilai wajib selama tidak ada halangan lain yang membuat kita sulit melakukannya. Bahkan, bersuci pun cukup dilakukan dengan menggunakan air saja tanpa produk-produk kebersihan lainnya agar lingkungan laut tetap terjaga kelestariannya.