Akibat Gemar Simpan Harta tapi Enggan Tunaikan Zakat

Harta benda menjadi salah satu modal bagi keberlangsungan hidup seseorang. Melalui harta kita dapat memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarga. Tak hanya itu, dengan harta kita juga sangat mungkin mencapai kebahagiaan di dunia. Namun, tak banyak yang paham bahwa harta benda yang kita simpan juga berpeluang menjadi kesulitan yang akan kita alami di akhirat kelak. Bagaimana tidak? Hal ini dapat terjadi ketika harta benda yang kita miliki tersebut tidak bermanfaat di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang berbunyi sebagai berikut ini,

Tidaklah pemilik seorang harta benda yang tidak membayar zakatnya, melainkan pada hari Kiamat dibuatkan untuknya setrika api yang dipanaskan di neraka Jahannam, kemudian disetrikakan pada lambungnya, dahinya, dan punggungnya.” (HR. Muslim)

Hadist di atas menjelaskan tentang bahaya bagi umat Islam yang tidak menunaikan zakat atas kepemilikan harta benda mereka. Tepat sekali, harta benda yang tersimpan dan berpotensi untuk mengalami perkembangan diwajibkan untuk ditunaikan zakatnya. Bagi orang-orang yang memiliki harta tersimpan dan telah mencapai nisab juga haulnya namun enggan menunaikan zakatnya, kelak di akhirat Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mempersiapkan azab yang amat pedih dan kejam. Azab tersebut memungkinkan orang yang enggan bayar zakat harta merasakan panasnya api Neraka dari setrika yang dipanaskan di neraka Jahannam. Panasnya setrika tersebut akan melewati setiap lambung, dahi, dan juga punggungnya.

Sungguh amat kejam siksaan Allah pada hamba-Nya yang enggan menunaikan kewajiban zakat harta. Maka dari itu, hendaknya kita jangan jadi orang yang gemar menumpuk harta namun tidak peduli pada kewajiban terhadap Allah Ta’ala. Sejatinya, sikap kita tersebut menjadi alasan paling utama bagi Allah untuk menurunkan siksaan-Nya. Menunaikan zakat harta sejatinya juga bukan sebuah kewajiban saja tapi juga bagian dari aktivitas sosial. Melalui zakat harta kita pun telah berusaha mendukung terlaksananya keberlangsungan hidup orang lain yang membutuhkan. Semoga melalui zakat harta yang kita tunaikan, Allah Ta’ala akan senantiasa menurunkan keberkahan dan rahmat-Nya.