Hindari 4 Perkara Ini Agar Silaturahmi Selalu Terjaga

Umat Islam tentunya amat mengenal hubungan baik dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Semesta Alam. Bagaimana tidak? Kewajiban menunaikan shalat fardu lima waktu secara otomatis telah turut membantu terbangunnya hubungan yang baik kita dengan Allah Ta’ala. Namun, perlu diketahui bahwa kewajiban kita tak hanya sekedar membina hubungan bain dengan Allah semata. Umat Islam juga dianjurkan untuk dapat menjaga tali silaturahmi dengan sesama. Salah satu cara yang dapat kita manfaatkan adalah dengan menghindari perkara-perkara yang mampu menimbulkan perselisihan.

Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Janganlah kalian saling mendiamkan, saling membelakangi, dan janganlah suka mencari-cari isu (meneropong kesalahan), serta (memusuhi)! Tetapi, jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara,” (Shahih Muslim 4647)

Hadist di atas menjelaskan tentang empat perkara yang kerap menjadi sebab dari datangnya perselisihan antar umat Islam. Menurut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam perkara pertama yang sering terjadi adalah saling mendiamkan. Umat Islam dianjurkan untuk saling memberi salam sebagai salah satu aksi menyapa sesama. Dengan saling menyapa akan timbul rasa saling mengasihi dan menyayangi. Sebaliknya, mendiamkan orang lain dapat menimbulkan asumsi bahwa terdapat ketidaksukaan terhadap diri orang tersebut. Tidak jarang, hal ini menjadi sebab utama dari munculnya kesalahpahaman dan perselisihan.

Selain itu, umat Islam juga dilarang untuk saling membelakangi. Ketika terjadi pertemuan yang disengaja atau tidak, hendaknya kita dapat menjadi pihak yang terbuka dengan terlebih dahulu memulai sapa. Setelah itu, kita juga dianjurkan untuk dapat memelihara komunikasi agar tetap terjaga dan terkendali dengan baik. Membelakangi orang lain bisa jadi pertanda bahwa kita tidak membuka diri terhadap silaturahmi. Tak hanya itu, umat Islam juga wajib menutup mata dan telinga dari perihal mencari-cari berita tentang masalah orang lain. Kita dilarang untuk mencari isu dengan tujuan meneropong kesalahan orang lain agar menjadi bahan pergunjingan.

Yang terakhir dan tak kalah penting, jauhi permusuhan. Agama Islam adalah ajaran yang mengedepankan cinta perdamaian. Maka dari itu, umatnya pun dianjurkan untuk menjauhi diri dari segala bentuk atau pun kesempatan untuk bermusuhan. Menghindari perkara yang menjerumuskan kita pada permusuhan menjadi kewajiban dari setiap umat Islam. Sebaliknya, kita harus dapat menjadi hamba Allah yang senantiasa menjaga persaudaraan. Hal tersebut termasuk ke dalam upaya hablum minannas yang juga pelengkap dari hubungan baik kita dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.