Umat Islam diwajibkan atas mereka untuk melakukan wudlu terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat. Baik shalat fardhu atau pun sunah, aktivitas ini tetap wajib dilakukan karena sejatinya merupakan cara yang dianjurkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk menyucikan diri dari hadats besar dan kecil yang tak terlihat. Maka dari itu, berwudlu tidak akan pernah lepas dari kewajiban menjalankan shalat. Namun, perlu diketahui bahwa terdapat keutamaan bagi kaum Muslimin dan Muslimat yang mampu memelihara wudlu mereka.
Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Sesungguhnya umatku akan dihadirkan pada hari kiamat dengan wajah berseri-seri karena sisa air wudlu, barang siapa di antara kalian bisa memperpanjang cahayanya hendaklah ia lakukan.” (HR. Bukhari)
Hadist di atas menjelaskan tentang keutamaan bagi umat Islam untuk memelihara atau menjaga wudlu mereka. Kepada sahabat dan umatnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan bahwa kaum Muslimin dan Muslimat yang senantiasa memelihara wudlu, kelak mereka akan dibangkitkan di hari Kiamat dengan wajah yang berseri-seri. Wajah tersebut akan memancarkan cahaya. Tidak ada satu pun keindahan yang dapat menyaingi indahnya wajah-wajah orang yang selalu memelihara wudlu mereka. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan umatnya untuk dapat menjaga kesucian wudlu.
Cara yang dapat dilakukan adalah dengan selalu menjaga kegiatan kita agar jauh dari hal-hal yang membatalkannya. Tidak hanya itu, kita juga dapat memperhatikan kondisi sekeliling kita terhadap najis-najis yang mungkin ada namun tidak terlihat. Bahkan, jika memungkinkan ada baiknya kita selalu memperbarui air wudlu untuk memastikan bahwa diri kita tetap suci dari hadats yang kecil atau pun besar. Semoga, dengan senantiasa menjaga kesucian diri, kita tak hanya akan memeroleh wajah yang berseri-seri saja tapi juga hati dan diri yang terlindungi dari dosa akibat perbuatan maksiat.