Sebab Utama Keteguhan Hati Rakyat Palestina Terpelihara

Cobaan yang tak pernah ada henti-hentinya tengah melanda saudara seiman kita di tanah Palestina. Tanah yang penuh berkah tersebut kini basah dengan lumuran darah dari para syuhada. Tak ada lagi rumah yang penuh kebahagiaan bagi keluarga. Kedamaian dunia yang sejatinya menjadi hak setiap manusia juga seolah hilang tanpa bayangan. Palestina dibebani beragam ujian. Namun dunia terpana dengan kesabaran yang mereka tunjukkan. Pernahkah terpikir oleh Kawan sekalian hal apa yang melatarbelakangi keteguhan dan kelapangan hati mereka?

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

Allah Ta’ala berfirman: Tidak ada balasan yang sesuai di sisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman, jika aku mencabut nyawa orang yang dicintainya di dunia, kemudian ia rela dan bersabar kecuali Surga.” (HR. Bukhari)

Hadist di atas menjelaskan tentang keutamaan bagi orang-orang beriman yang tetap sabar tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala tengah menguji mereka. Sejatinya tidak ada hal yang paling menyakitkan di dunia kecuali kehilangan orang-orang tersayang. Harta, benda, juga takhta mungkin menjadi kebanggaan untuk sebagian besar orang. Namun, apalah arti segala kenikmatan dunia tersebut tanpa adanya kehadiran orang-orang tersayang? Hal inilah yang saat ini tengah dialami oleh hampir seluruh saudara seiman kita di Palestina.

Tentu saja, tidak akan ada orang yang mampu menahan pedihnya kehilangan keluarga. Namun, berbeda dengan mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menganugerahi keluasan hati pada masyarakat Palestina. Hal ini dapat terjadi lantaran mereka memahami betul bahwa Allah-lah yang akan membalas segala perbuatan. Yang baik akan dibalas baik. Sebaliknya, yang bakhil juga akan menerima kebakhilan. Rakyat Palestina meyakini hal tersebut sehingga mereka mampu memiliki keteguhan hati yang luar biasa. Tak hanya itu, mereka juga senantiasa memelihara sifat qanaah.

Bagaimana tidak? Setiap hal yang terjadi pada diri mereka yang sebagian besar adalah kesulitan, mereka mampu menerimanya karena yakin bahwa itulah ketetapan terbaik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rakyat Palestina juga yakin bahwa kerelaan dan kesabaran mereka atas kehilangan nikmat dunia saat ini kelak akan memberikan jalan mudah untuk menuju Surga. Begitulah sejatinya hal yang melatarbelakangi keteguhan hati rakyat Palestina. Mereka percaya bahwa Allah bersama dan akan selalu melindungi serta mengasihi mereka. MashaAllah, sudah sepatutnya kita iri dengan kebesaran hati rakyat Palestina bukan?