Kesabaran, Nikmat Terbaik dan Terluas bagi Umat Islam

Umat Islam sejatinya merupakan kaum yang sangat beruntung. Bagaimana tidak? Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menurunkan utusan-Nya untuk menyempurnakan akhlak manusia, terutama kaum Muslimin. Utusan tersebut telah dirancang sebaik mungkin menjadi suri tauladan bagi manusia, yakni Baginda Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. Di antara banyak kebaikan sifat beliau, sabar menjadi salah satu yang utama. Bukan tanpa alasan, pasalnya jika terdapat kesabaran dalam hati, manusia pun akan memiliki banyak keuntungan. Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barang siapa yang berlatih untuk bersabar, niscaya Allah memberikan kesabaran kepadanya. Dan, tidak ada nikmat yang lebih baik dan lebih luas, yang diberikan kepada seseorang, selain kesabaran.” (Muttafaq ‘alaih)

Melalui hadist di atas Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kepada sahabat dan umatnya tentang keutamaan dari memiliki sifat sabar. Menurut beliau, kesabaran adalah sebuah nikmat yang lebih baik dan lebih luas yang bisa diterima manusia. Bagaimana tidak? Dengan memiliki kesabaran, seseorang akan lebih mudah menjalani kehidupan. Hatinya pun akan lebih mudah menerima segala macam hal yang ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi dirinya. Bahkan, seseorang juga tidak akan mudah menyalahkan keadaan tatkala ia harus berhadapan dengan kesulitan. Dengan senantiasa sabar, kita pun dapat terhindar dari perilaku buruk sangka.

Hal tersebut lantaran kita telah memahami dan meyakini dengan benar bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah mengatur kehidupan seluruh umat manusia. Tugas kita sebagai manusia hanya menerima ketetapan tersebut karena hal ini menjadi pertanda dari adanya kesabaran dalam hati kita. Bahkan, jika kita berusaha berlatih untuk bersabar maka Allah pun akan mempermudah jalan bagi kita. Sabar pun juga merupakan bagian dari banyak sifat terpuji dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan senantiasa bersabar juga memiliki makna bahwa kita berusaha meniru atau mempraktikkan sifat-sifat utama dari beliau. Hal ini memungkinkan kita untuk dapat dengan mudah menjalani kehidupan di dunia.