Rezeki yang panjang dan luas merupakan hal yang paling didambakan oleh kebanyakan orang. Tidak jarang, demi mendapatkannya berbagai upaya dilakukan. Ada yang mencari nafkah dari pagi hingga petang, ada pula yang berusaha menjual hasil kerajinan tangan untuk sekedar mendapatkan penghasilan. Pada kenyataannya, pemerolehan rezeki memang membutuhkan upaya. Sayangnya, tak banyak yang tahu bahwa kebiasaan baik yang kita lakukan dapat membantu kita untuk menjaga rezeki tetap panjang dan luas.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa yang suka untuk dipanjangkan umur dan ditambahkan rizki, maka berbaktilah pada orang tua dan sambunglah tali silaturahmi (dengan kerabat).” (HR. Ahmad)
Hadist di atas menjelaskan tentang salah satu hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga rezeki tetap panjang dan luas. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya menyampaikan bahwa perbuatan baik kita kepada orang tua terutama dalam perkara berbakti dapat membuat Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu memelihara rezeki yang baik bagi kita. Bagaimana tidak? Tatkala kita meluangkang waktu untuk tak hanya sekedar mengobrol saja tapi juga membantu kesulitan orang tua, mereka akan merasa senang. Perasaan inilah yang pada akhirnya terwujud dalam bentuk syukur pada Allah sehingga mendoakan yang terbaik bagi diri kita.
Tak hanya itu, menyambung tali silaturahmi juga menawarkan keutamaan serupa. Saat kita bertamu ke rumah kerabat dengan membawa buah tangan dan menanyakan kabar mereka, tentu mereka akan merasa senang. Terlebih lagi jika kerabat yang kita datangi termasuk dalam golongan dhuafa, buah tangan yang kita bawa tentu saja akan membawa manfaat yang baik untuk mereka. Kebaikan yang mereka rasakan ini biasanya mengundang rasa bahagia di hati mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan pahala bagi siapa saja yang mampu menaruh rasa bahagia di hati orang lain. Itulah sebabnya mengapa orang yang menyambung silaturahmi bisa memeroleh rezeki yang lapang dan luas.