Keutamaan Membaca Qur’an Bersihkan Hati yang Berkarat

Al-Qur’an menjadi mukjizat terbesar dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Seperti yang kita ketahui pula bahwa Kitab Suci umat Islam tersebut juga merupakan pedoman terlengkap bagi kehidupan manusia. Segala hal tentang perkara yang berkaitan dengan dunia dan akhirat tersimpan lengkap aturannya di dalam al-Qur’an. Sayangnya, kemuliaan isi al-qur’an ini jarang sekali dimanfaatkan dengan baik oleh umat Islam. Pada kenyataannya, terdapat keutamaan yang jarang sekali kita sadari.

Sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,

Sesungguhnya hati ini berkarat sebagaimana berkaratnya besi.” Ditanyakan, ‘Apa pembersihnya wahai Rasulallah?’ Rasul menjawab, ‘Membaca al-Quran’. (HR. al-Qadlā’iy)

Melalui hadist di atas dapat kita ketahui bahwa al-Qur’an menawarkan beragam keutamaan bagi umat Islam. Selain merupakan pedoman terlengkap yang dapat menuntun dan menjaga kehidupan manusia, al-Qur’an juga dapat menjadi obat atau terapi bagi hati yang rusak. Penyebab dari kerusakan hati manusia ini sangat beraneka ragam. Di satu sisi, ada yang terbengkalai akibat tidak memerhatikan kewajiban sholat. Di sisi yang lain, ada pula yang berantakan karena terlalu sering berbuat maksiat.

Seluruh penyebab tersebut memang sulit dihindari mengingat godaan setan amatlah besar dan berbahaya. Maka dari itu, untuk mengembalikan kondisi hati yang terlanjur terpuruk ini, umat Islam dianjurkan untuk dapat sesering mungkin membaca al-Qur’an. Membaca al-Qur’an tak hanya memungkinkan kita untuk dapat memahami isinya saja. Dengan senantiasa membaca Al-Qur’an juga dapat menjadi terapi yang bisaembantu kita semakin mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Tidak hanya itu, membaca Qur’an juga memungkinkan diri kita untuk mendengarkan sendiri lantunan kalimat-kalimat indah yang berisikan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sesungguhnya tiada kalimat yang paling indah kecuali perintah-perintah dari Allah yang sejatinya merupakan bentuk kasih sayang-Nya. Maka dari itu, jagalah selalu jarak kita agar tetap dekat dengan al-Qur’an. Membaca al-Qur’an dan senantiaaa mengamalkan isinya dapat secara perlahan membersihkan hati yang penuh dosa.