Jujur mungkin saja menjadi sikap yang paling sulit ditemui akhir-akhir ini. Bukan tanpa alasan, pasalnya seiring berkembangnya zaman kemampuan seseorang dalam menutupi kebenaran semakin berkembang pesat pula. Tentu saja ada tujuan tersendiri di balik hal ini. Biasanya, keahlian menutupi kebenaran akan berkembang akibat dari adanya keinginan untuk mencapai kepentingan pribadi yang menguntungkan. Sayangnya, sering kali hal ini menyebabkan kerugian bagi orang lain. Pada kenyataannya, menjadi jujur tidak membuat seseorang terpuruk atau terlihat lemah tak berdaya.
Sebaliknya, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjanjikan beragam keuntungan yang akan didapatkan oleh hamba-Nya jujur. Ibnul Qoyyim rahimahullah pernah berkata,
“Orang yang jujur akan diberi rezeki oleh Allah berupa kewibawaan dan kemuliaan, sehingga siapa yang melihatnya, maka dia akan segan dan mencintainya.”
Ada kalanya berperilaku jujur sulit dilakukan terutama ketika harus menutupi kebenaran yang menyakitkan. Namun, orang-orang yang senantiasa menjunjung tinggi kejujuran akan senantiasa memeroleh keuntungan salah satunya kewibawaan. Wibawa sendiri adalah sifat natural yang terdapat dalam diri seseorang yang membuat orang lain menghargai dan menghormati dirinya. Dengan memiliki kewibawaan secara alami, seseorang akan mudah melakukan hubungan dengan orang lain karena dirinya dianggap layak untuk memberikan pengaruh besar dan positif terhadap sesama.
Tak hanya itu, orang yang senantiasa memelihara kejujuran akan diberikan rezeki oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala berupa kemuliaan. Kemuliaan sendiri tidak didapatkan secara cuma-cuma. Hanya orang-orang yang bertakwa saja yang berhak menerimanya. Kejujuran sendiri adalah salah satu wujud ketakwaan manusia kepada Allah. Maka dari itu, orang-orang yang senantiasa jujur pantas mengemban amanah atau tanggung jawab terutama sebagai pemimpin. Dalam Islam, pemimpin disebut juga sebagai khalifah yang memiliki tugas utama untuk senantiasa memakmurkan semesta. Selain itu, orang-orang yang selalu memelihara kejujuran dalam hidupnya secara tidak langsung akan disegani oleh orang lain.
Hal ini terjadi lantaran orang lain merasakan secara alami bahwa terdapat dampak positif yang mengalir dalam diri orang-orang yang jujur sehingga mereka dianggap pantas untuk disegani dan dihormati. Tidak jarang banyak yang meminta petunjuk pada orang-orang yang jujur karena orang lain merasa mencintai kepribadian mereka. Hal ini membuat seseorang merasa nyaman dan aman ketika harus berbagi cerita atau pengalaman hidup pada orang jujur tanpa harus takut bahwa dia berdusta. Itulah beberapa rezeki atau keuntungan yang akan didapatkan oleh orang-orang yang menjunjung tinggi kejujuran.