Infak & Sedekah

Waspada, Ada Peran Setan di Balik Keraguan Kita Bersedekah

Tidak dapat dipungkiri bahwa peran harta dalam hidup kita amatlah besar. Harta merupakan salah satu hal yang dapat membawa kebahagiaan pada manusia. Dengan harta, kita dapat bertahan hidup dengan memenuhi berbagai kebutuhan yang diperlukan. Dengan harta kita juga dapat memperluas hubungan dengan sesama melalui berbagai upaya berbisnis yang dibangun. Sayangnya, tak banyak yang pandai dalam memanfaatkan harta di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pada kenyataannya, hal ini adalah cara terbaik yang bisa kita lakukan untuk menggali pahala dan berkah dari Allah. Namun, sering kali kita terlalu takut untuk melakukannya. Hal ini sejatinya terjadi bukan tanpa alasan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memperingatkan hamba-Nya terhadap bahaya godaan yang datang dari setan dan mampu membuat umat manusia sangat takut membelanjakan hartanya di jalan yang diridai Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini sebagaimana tertulis di dalam al-Qur’an bahwasanya Allah Ta’ala berfirman,

Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” [QS. Al- Baqarah: 268]

Ayat di atas berisikan tentang salah satu hal yang menjadi peringatan Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap hamba-Nya. Allah telah mewanti-wanti kita untuk waspada terhadap godaan setan yang kerap menakut-nakuti manusia ketika ingin membelanjakan harta di jalan Allah. Bukan tanpa alasan, pasalnya setan amat benci apa bila kita menaati perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Salah satu di antara perintah tersebut adalah bersedekah. Hal ini kerap terjadi ketika kita sudah membulatkan tekat untuk bersedekah namun seketika menjadi ragu-ragu terhadap niat tersebut. Waspadalah karena hal ini hanya akan terjadi jika setan berbisik dan menghasut kita untuk meninggalkan perbuatan baik tersebut.

Keraguan ini akan terus berlanjut hingga membuat kita semakin berat untuk mengeluarkan infak. Pada akhirnya, setan pun berhasil menjerumuskan kita pada perbuatan jahat yakni kikir. Sebaliknya, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjanjikan keutamaan yang luar biasa jika kita mampu memperketat niat infak dan menyalurkannya pada pihak-pihak yang berhak. Keutamaan tersebut adalah berupa ampunan dari berbagai dosa yang pernah diperbuat. Tak hanya itu, Allah juga akan menurunkan karunia-Nya kepada hamba-Nya yang mampu melawan godaan setan tersebut. Karunia ini akan diperoleh hanya oleh orang-orang yang benar-benar meniatkan infaknya pada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata. Orang-orang inilah yang kelak akan mendapatkan balasan sesuai dengan niat yang tertanam dalam hatinya.

Related Articles

Back to top button