Sering Merasa Banyak Cobaan? Waspada Balasan Allah dari Kejahatan yang Kita Lakukan

Kehidupan kita di dunia kadang kala tidak berjalan sesuai rencana. Pada waktu tertentu, melanjutkan hidup bahkan terasa sangat sulit dilakukan. Entah karena keadaan fisik yang tiba-tiba menurun, masalah dalam ruang lingkup pekerjaan, atau justru kesalahpahaman dalam hubungan semuanya merupakan contoh dari kesulitan yang mungkin diterima setiap orang. Namun, ada juga yang langsung diterpa cobaan dan membuat seseorang hilang arah dan tujuan. Jika sudah begini sering kali kita hanya meratapi nasib tanpa pernah berusaha mencari tahu alasan di balik kondisi buruk yang tengah kita hadapi.

Terkait hal ini, sayangnya jarang sekali ada yang memahami bahwa sudah sepatutnya bagi kita untuk introspeksi diri. Bukan tanpa sebab, pasalnya bisa jadi cobaan yang sedang menerpa ini adalah alasan tepat bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menegur kita. Kebanyakan di antara sebab dari datangnya kesusahan adalah akibat kita menyakiti sesama Muslim. Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

Biasanya seseorang yang menyakiti saudaranya sesama muslim akan Allah Ta’ala beri balasan di dunia sebelum pembalasan di akhirat nanti.” (Huquq da’at ilaiha al-Fitrah 42)

Sejatinya akan selalu ada alasan di balik kesulitan yang datang dalam hidup kita. Namun, tak banyak yang memahami bahwa hal tersebut adalah bentuk tindakan yang sama dengan yang kita lakukan terhadap orang lain. Tepat sekali, orang-orang yang semasa hidupnya di dunia kerap menimbulkan kerugian untuk sesama biasanya akan merasakan kerugian serupa. Hal tersebut adalah balasan yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap pihak-pihak yang menjadi sebab timbulnya kegelisahan orang lain. Hal ini menandakan bahwa Allah Maha Adil, Dia punya kuasa atas ciptaan-Nya.

Kekuasaan ini berlaku untuk siapa saja mulai dari yang berbuat baik sampai yang berbuat semena-mena. Segala hal yang baik sudah pasti kembali menjadi baik. Sementara hal yang buruk juga akan disegerakan keburukannya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita umat Islam agar dapat senantiasa menjaga perasaan sesama. Hindari perilaku-perilaku yang mampu menimbulkan kesulitan bagi orang lain. Entah itu penderitaan, perasaan cemas, perasaan tidak nyaman segala hal yang bisa mendatangkan kerugian untuk sesama harus selalu kita hindari. Semoga dengan upaya ini, hidup yang kita jalani akan selalu memeroleh berkah dari Allah Ta’ala.