Kesehatan

Keutamaan Jamur sebagai Terapi Pengobatan Penyakit Mata

Menjaga tubuh agar tetap sehat sudah menjadi tugas utama bagi manusia. Selain menjadi pendukung kegiatan sehari-hari, tubuh yang terpelihara kesehatannya juga bentuk dari rasa syukur kita pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Oleh karena itu, banyak di antara kita yang berusaha sekuat tenaga agar dapat selalu menjaga tubuh tetap sehat. Meski pun demikian, sejatinya pengetahuan tentang cara menjaga sekaligus memulihkan kesehatan pun sejatinya masih minim. Banyak di antara kita yang tidak terjun langsung mencari tahu langkah-langkah tepat dalam menangani perkara ini. Pada kenyataannya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberikan arahan pada umatnya dalam menjaga dan memulihkan kesehatan tubuh.

Salah satu hal yang sangat jarang diketahui adalah keutamaan jamur dalam menangani masalah kesehatan terutama yang berkaitan dengan mata. Hal ini sebagaimana diketahui dari Sa’id bin Zaid yang berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Al Kam-at (cendawan) adalah di antara sejenis manna (sejenis makanan) yang diturunkan Allah kepada bani Israil, airnya mengandung obat bagi penyakit mata.” (HR. Muslim)

Hadist di atas menjelaskan tentang keutamaan jamur sebagai terapi pengobatan penyakit. Kepada para sahabat dan umatnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan bahwa air yang terdapat di dalam jamur memiliki kandungan obat bagi penyakit mata. Jamur atau yang juga disebut dengan Kam-at termasuk dalam golongan fungi. Namun, banyak orang yang menganggapnya sebagai bagian dari jenis sayur mayur. Secara umum jenis bahan pangan ini tergolong rendah lemak dan juga kolesterol. Jamur juga mengandung protein, vitamin, mineral , dan serat. Dalam 100 gram jamur mengandung 80 kalori dan nutrisi lainnya seperti magnesium, kalsium, folat, fosfor, zat besi, zinc, vitamin B1, dan juga B2. Jamur juga memiliki sifat antioksidan, anti radang, anti virus, dan anti diabetes.

Seluruh nutrisi tersebut terutama zinc dan juga sifat alami antioksidan jamur diyakini merupakan sebab utama mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyarankan sahabat dan umatnya untuk memanfaatkan jamur sebagai terapi pengobatan mata. Tak hanya itu, penyakit-penyakit mata seperti rabun senja hingga mata kering juga dapat dihindari jika kita mampu berupaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi-nutrisi tersebut yang sebagian besar diperoleh dari jamur. Tak sekedar menjaga kesehatan atau memulihkan penyakit mata saja, kam-at juga diyakini mampu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini lantaran jamur memiliki kandungan selenium, vitamin B6 dan juga D. Semua nutrisi tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan sel mulai dari mencegah kerusakannya hingga merangsang pertumbuhan sel baru.

Sementara itu, kandungan kalium dan tembaga di dalamnya diyakini dapat membantu menjaga kesehatan otot dan syaraf. Bahkan, sumber serta utama yang terkandung di dalam jamur yakni beta glucan dapat menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Kesehatan tulang pun tetap terjaga apa bila seseorang mengonsumsi jamur secara rutin. Kandungan vitamin D di dalamnya menjadi nutrisi terbaik untuk menghindari diri kita terjangkit osteoporosis. Tak hanya itu, memasukkan jamur ke dalam menu harian juga dapat membantu kita memeroleh manfaatnya bagi kesehatan yakni turunnya risiko diabetes, kesehatan jantung yang tetap terjaga, hingga pencegahan terhadap penyakit kanker. Itulah beberapa nutrisi yang terkandung di dalam jamur serta fungsinya terhadap kesehatan tubuh kita.

Related Articles

Back to top button