Uncategorized

Ini Keistimewaan Syawal, Ajang Pertahankan Ketakwaan di Bulan Ramadhan

Kehadiran bulan Ramadhan sejatinya merupakan langkah bagi umat Muslim untuk merangkai ketakwaan semata – mata dpada Allah SWT. Berakhirnya bulan suci tersebut bahkan seharusnya mampu menjadi jembatan bagi kita untuk tetap istiqomah dalam beribadah. Oleh karena itu, Allah SWT menambah momen spesial tersebut dengan datangnya bulan Syawal.

Syawal menjadi salah satu bulan yang juga dianggap istimewa dalam ajaran agama Islam. Hal ini terjadi lantaran bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, bulan Syawal yang sejatinya berasal dari kata syala ini memiliki arti naik atau meninggi. Oleh karena itu, kedudukan dan derajat umat Muslim seharusnya dapat dipertahankan bahkan semakin meningkat setelah melewati tantangan di bulan Ramadhan.

Tidak hanya itu, Syawal sejatinya diharapkan juga dapat menjadi momen untuk membuktikan ketakwaan kita pada Allah SWT. Terkait hal ini, Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk dapat tetap memperbanyak amalan sunnah. Sebagaimana dalam suatu hadist beliau pernah bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR Muslim)

Hadist di atas sejatinya menjelaskan tentang keistimewaan bulan Syawal. Allah SWT berjanji akan menghadiahi pahala layaknya berpuasa setahun penuh bagi siapa saja yang mampu melengkapi ibadah Ramadhan dengan puasa sunnah di bulan Syawal. Ya, meski hukumnya sunnah namun kerelaan umat Muslim dalam melaksanakannya menjadikan amalan ini begitu besar manfaatnya.

Tunggu apa lagi? Mumpung Syawal masih ada di awal, yuk dapatkan pahala puasa setahun penuh dengan menunaikan 6 hari puasa sunnah. Tak hanya ketakwaan saja yang dapat dipertahankan, amalan ini mampu membuat diri kita semakin dekat pada Allah SWT. Dengan begitu diharapkan ibadah yang kita jalankan akan semakin istiqomah ke depannya.

Related Articles

Back to top button