Kesehatan

Ini Cara Memeroleh Makanan Terbaik Menurut Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Berbicara tentang kesehatan dari sisi medis tentu akan berkaitan erat dengan pola hidup yang dijalankan oleh seseorang. Biasanya hal ini menyangkut pola makan, aktivitas tubuh, dan juga kebiasaan-kebiasaan yang mampu memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Meski pun demikian, sejatinya dalam ajaran agama Islam hal ini tidak hanya sebatas pada cara hidup yang dipilih seseorang. Kesehatan tubuh bagi umat Islam juga dipengaruhi dari hal-hal yang diperbuat terutama dalam upaya mencari nafkah. Nafkah sendiri didapatkan untuk mendukung terlaksananya kehidupan manusia dengan senantiasa memenuhi kebutuhan sandang, papan, dan juga pangan.

Demi memaksimalkan pencapaiannya, nafkah harus didapatkan dengan cara yang halal. Namun, saat ini hal tersebut sangat sulit untuk dilakukan mengingat godaan dunia amatlah besar. Banyak di antara umat manusia yang terjerumus pada perbuatan haram dan dosa sehingga memengaruhi kehidupannya, termasuk juga kesehatan tubuhnya. Maka dari itu, umat Islam wajib mencari nafkah dengan cara yang halal. Hal ini adalah bagian dari perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang secara turun temurun telah dilakukan oleh para nabi terdahulu, termasuk juga Nabi Daud Alaihissalam. Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda yang berbunyi sebagai berikut ini,

Tidak ada seorang yang memakan satu makanan pun yang lebih baik dari makanan hasil usaha tangannya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah Daud AS memakan makanan dari hasil usahanya sendiri.” (Shahih Bukhari 1930)

Hadist di atas menjelaskan tentang cara terbaik dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, salah satunya adalah kebutuhan pangan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabat dan umatnya beliau menyampaikan bahwa cara terbaik dalam memeroleh kebutuhan pangan adalah dengan mencari makanan hasil usaha tangan sendiri. Maksud dari hadist ini adalah umat Islam dianjurkan untuk dapat mencari nafkah dengan cara bekerja atau menghasilkan sesuatu dari upaya pribadi. Beberapa cara termudah yang bisa dilakukan adalah dengan bercocok tanam atau beternak hewan. Namun, kita juga bisa menjual jasa untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah seperti menjahit, membuka bengkel, memasak, dan sebagainya.

Cara mencari nafkah ini terbilang lebih utama dibanding dengan bekerja untuk orang lain. Bukan tanpa alasan, pasalnya nafkah yang dihasilkan dari usaha sendiri dapat lebih terjamin kehalalannya dibanding dengan nafkah yang diperoleh sebagai bayaran dari orang atau perusahaan. Hal ini lantaran pekerjaan yang dilakukan untuk seseorang atau perusahaan tersebut belum tentu sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kita semua tentu memahami bahwa hal yang halal lebih baik untuk kita peroleh terutama dalam hal memenuhi kebutuhan pangan. Bukan tanpa alasan, pasalnya kehalalan memengaruhi kehidupan seseorang apakah akan mencapai keberkahan atau tidak. Jika cara yang dilakukan sudah halal, maka kesehatan jiwa dan raga pun terpelihara.

Related Articles

Back to top button