Keislaman

Ini Cara Allah Menurunkan Rejeki pada Hamba-Nya yang Berpuasa

Kewajiban menjalankan ibadah puasa memungkinkan kita untuk membatasi konsumsi asupan harian. Hal tersebut membuat kita harus berupaya untuk menahan diri dari segala macam jenis makanan dan minuman selama hampir 12 jam lamanya. Kurangnya asupan nutrisi terkadang memengaruhi kondisi tubuh kita. Kehilangan fokus adalah salah satu dampak dari kondisi tubuh tersebut yang sering terjadi selama berpuasa.

Pada akhirnya, seseorang yang berpuasa kerap kali mudah lupa. Tidak jarang ada pula yang tanpa disengaja melakukan aktifitas makan dan minum akibat dari kinerja otak yang mengirimkan sinyal lapar pada tubuh kita. Terkait hal ini sejatinya ada fakta tersendiri menyangkut kondisi lupa selama berpuasa terutama ketika kita tidak sengaja makan dan minum. Sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,

Siapa saja yang lupa, sementara ia sedang berpuasa, kemudian ia makan atau minum, maka sempurnakanlah puasanya. Sebab, ia telah diberi makan dan minum oleh Allah.” (HR. Ahmad)

Hadist di atas menjelaskan tentang dampak berpuasa sekaligus keutamaannya. Ketika berpuasa seseorang akan kekurangan asupan dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Hal ini pada akhirnya membuat tubuh kita menjadi sulit berkonsentrasi. Mudah lupa adalah salah satu dari dampak yang sering terjadi. Namun, tentu hal ini bukanlah perkara yang dilarang selama berpuasa. Bahkan, beberapa orang juga bisa saja menyantap makanan atau minuman sebagai salah satu dari dampak kurangnya fokus.

Meski pun begitu, hendaknya umat Islam tak perlu terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Menurut Rasulullah, siapa saja yang lupa lalu tanpa disengaja mencicipi makanan atau minuman saat berpuasa hendaklah tetap melanjutkan puasanya. Bukan tanpa sebab, pasalnya lupa yang dialami ini bukanlah suatu kesengajaan dan merupakan cara bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menurunkam rejeki kepada hamba-Nya. Maka dari itu, kita tidak perlu membatalkan puasa. Dan tentu saja, ketika menyadari bahwa kita telah lupa hentikan segera aktifitas makan tersebut.

Related Articles

Back to top button