Cara Rasulullah Menghilangkan Bakteri dari Makanan yang Terkontaminasi Lalat

Makanan merupakan sumber pangan utama yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Melalui makanan yang kita konsumsi, terdapat beberapa fungsi yang bisa didapatkan dan tentunya sangat baik bagi kesehatan. Tak hanya sebagai sumber energi, makanan juga berguna untuk membangun struktur tubuh. Fungsi lain dari makanan adalah memperbaiki jaringan tubuh yang sudah rusak. Segala kegunaan tersebut menjadi latar belakang utama dari alasan pentingnya kita mengonsumsi makanan bergizi.

Namun, tentu saja kita belum mampu memastikan apakah makanan yang hendak kita makan tersebut merupakan makanan yang terbaik. Bahkan kita juga tidak dapat mengetahui apakah makanan yang terhidang di meja makan sama sekali tidak terkontaminasi. Salah satu contoh dari kondisi makanan yang terkontaminasi adalah yang sempat dihinggapi oleh lalat. Jika sudah terlanjur terkontaminasi apakah ini berarti makanan tersebut dapat kita membuangnya saja? Terkait hal ini, Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda,

Pada salah satu sayap lalat itu mengandung racun dan yang satunya lagi mengandung obat, oleh karenanya apabila dia jatuh pada makanan maka benamkanlah ia ke dalamnya, sesungguhnya ia mendahulukan racun dan mengakhirkan penawarnya.” (HR. Ibnu Majah no. 3495)

Hadist di atas menjelaskan tentang cara yang baik bagi umat Islam dalam menangani makanan yang terlanjur terkontaminasi oleh lalat. Lalat sendiri merupakan salah satu jenia hewan yang memiliki sayap dan bergerak bebas. Tujuan gerakan mereka tidak terbatas. Biasanya mereka senang bergerak ke tempat yang kumuh. Hal ini tentu saja menimbulkan dampak yang buruk bagi manusia apa bila lalat tersebut menghampiri permukaan makanan atau area kehidupan manusia.

Lalat dapat membawa bakteri ke dalam tubuhnya sekaligus mengirimkan mikroorganisme berbahaya tersebut ke dalam makanan yang dihinggapinya. Inilah alasan mengapa lalat dapat membawa penyakit pada makanan yang hendak kita konsumsi. Namun, tak perlu khawatir. Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam memberikan solusi atas hal tersebut. Faktanya pada salah satu sayap lalat terdapat racun. Sebaliknya, sayap yang lain merupakan penawar.

Maka dari itu, Rasulullah menganjurkan kita untuk membenamkan seluruh tubuh lalat apa bila ia telah terlanjur mengontaminasi makanan. Tujuannya agar obat penawar yang terdapat di salah satu sayap lalat dapat menghilangkan bakteri atau racun yang sudah membuat makanan kita terkontaminasi bakteri. Begitulah sejatinya cara yang dapat kita lakukan untuk menangani makanan yang terlanjur terkontaminasi bakteri akibat lalat.