Alasan Utama Mengapa Orang Tua Perlu Mendukung Kekuatan Mental Anak  

Kehidupan anak-anak dan sekolahnya menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh orang tua. Bagaimana tidak? Di lembaga pendidikan tersebut anak-anak menimbal ilmu akademik mereka melalui bantuan tenaga pengajar yang terpercaya. Tak hanya itu, melalui sekolah pula anak-anak akan memperlajari hal-hal baru seperti berteman, kegiatan ekstra kurikuler, juga hal lainnya yang tidak didapatkan di rumah. Sayangnya, tidak selalu hal-hal baik yang didapatkan anak dari sekolah.

Maraknya perilaku bullying antar siswa memungkinkan sekolah menjadi tempat paling mudah bagi mereka menerima tindak kekerasan dari kawannya. Tentu tidak ada satu pun pihak yang mengharapkan hal tersebut terjadi. Namun, perilaku bullying sangat tidak dapat dihindari. Maka dari itu, orang tua perlu membekali anak-anak mereka kewaspadaan yang tinggi tapi juga tidak mengedapankan kekerasan dalam menghadapinya. Terkait hal ini, anak-anak perlu memahami pentingnya memiliki jiwa yang kuat dan tidak mudah berkecil hati.

Sebagaimana tertulis di dalam al-Qur’an bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Ali Imran: 139)

Ayat di atas menjelaskan tentang perintah Allah kepada hamba-Nya untuk menjadi pribadi yang kuat dan tidak mudah bersedih hati. Umat Islam harus memiliki hati yang siap dan prima dalam menghadapi kehidupan dunia. Bukan tanpa sebab, pasalnya kehidupan dunia menawarkan begitu banyak godaan. Kebanyakan dari godaan tersebut sering kali menjerumuskan seseorang pada perbuatan maksiat. Maka dari itu, kita dianjurkan untuk tidak pantang menyerah dan merasa rendah karena ini juga tanda adanya keimanan dalam hati kita.

Sementara untuk anak-anak, orang tua juga perlu menerapkan prinsip hidup yang kuat dan mumpuni. Bukan tanpa sebab, pasalnya sekolah pun bisa saja menjadi area timbulnya ujian bagi anak-anak dalam masa tumbuh kembang mereka. Kemungkinan perilaku bullying yang mereka terima dari kawannya bisa saja membuat mereka mudah berkecil hati. Hal ini secara tidak langsung menjadi alasan utama mengapa mereka dapat mengalami trauma. Inilah alasan utama mengapa orang tua perlu melatih kesiapan mental anak dengan senantiasa menanamkan tauhid dalam hati mereka agar terbiasa memohon pertolongan kepada Allah Ta’ala.