Anjuran Berperilaku Sederhana dan Kebaikan yang Dihasilkan

Di antara banyak hal yang sangat ingin dicapai oleh umat manusia adalah memeroleh keseimbangan hidup. Biasanya hal ini berkaitan erat dengan perilaku sehari-hari yang menjadi dasar atau pokok utama dari tujuan tersebut. Bukan tanpa alasan, pasalnya kebiasaan yang kita lakukan diyakini dapat memberikan pengaruh besar terhadap setiap pencapaian termasuk juga keseimbangan hidup yang kita harapkan. Perilaku yang lamban dalam melakukan kegiatan sehari-hari bisa membuat pencapaian lama didapatkan.

Sebaliknya, perilaku yang berlebihan justru dikhawatirkan bisa saja menghancurkan harapan yang saat ini tengah diupayakan. Bukan tanpa sebab, pasalnya segala tindak tanduk yang kita lakukan secara berlebihan bukanlah hal yang dianjurkan karena dapat menumbuhkan penyakit di dalam hati. Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadits bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam pernah bersabda yang berbunyi sebagai berikut ini,

Makan dan minumlah, berpakaianlah dan bersedekahlah tanpa bersikap berlebihan dan sombong.” (HR. An-Nasa’i, no. 2559)

Kepada para sahabat dan umatnya, Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam menyampaikan bahwa hendaknya umat Islam dapat menjaga perilaku sehari-hari dalam batas yang wajar. Hal ini menandakan bahwa kita sebaiknya membiasakan diri untuk bersikap apa adanya, terutama agar tidak terlalu berlebihan. Bukan tanpa alasan, pasalnya sikap yang berlebihan dapat menjerumuskan diri kita pada salah satu penyakit hati, yakni sombong.

Baik dalam perihal makan, minum, berpakaian, hingga bersedekah pun umat Islam dianjurkan untuk menempatkan hati pada keadaan biasa-biasa saja. Berlebih-lebihan dapat membuat seseorang menjadi ujub atau bangga terhadap diri sendiri. Hal ini juga biasanya membuat penyakit hati mudah tumbuh terutama sombong. Makan dan minum dalam batas wajar, berpakaian sederhana, dan juga bersedekah sewajarnya merupakan perilaku yang seharusnya diterapkan oleh umat Islam.

Hal ini dapat membantu kita untuk mencapai keseimbangan hidup di dunia. Sebaliknya, jika seluruh hal tadi dilakukan dengan cara berlebihan biasanya justru membuat diri kita sulit mencapai keseimbangan tersebut. Bukan tanpa sebab, pasalnya alih-alih bekerja keras untuk memeroleh kenyamanan kita justru sibuk dalam meraih perhatian orang lain yang sejatinya sama sekal tidak mendatangkan manfaat. Dengan senantiasa memelihara kehidupan dan perilaku sederhana dapat membantu kita lebih fokus mencapai hal yang diinginkan.