Pahala Menjadi Penengah pada Dua Orang yang Bermasalah

Harta manusia sering kali menjadi sebab musabab dari timbulnya fitnah. Bahkan, saat ini terdapat begitu banyak orang yang telah begitu percaya diri memamerkan kekayaannya. Sayangnya, kerap kali kebiasaan tersebut tidak diimbangi dengan upaya untuk membuat dirinya kaya akan pahala. Bukan tanpa sebab, pasalnya harta dunia tidak akan pernah kita bawa ke akhirat. Sebaliknya, pahala dari berbagai bentuk perbuatan amal menjadi bekal bagi kita untuk mendapatkan kebahagiaan kelak di kehidupan yang kekal.

Meski pun demikian, sejatinya pahala sedekah yang sebenarnya justru bisa kita dapatkan dari perbuatan yang bahkan tidak kita sadarkan. Salah satu di antara banyak perbuatan yang mampu melahirkan pahala sedekah adalah mendamaikan dua orang yang sedang berselisih paham. Hal ini sebagaimana diketahui dalam suatu hadist bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

Demikian juga jika ada dua orang datang kemudian menjadikan engkau sebagai hakim (pengambil keputusan) jika engkau berbuat adil kepada keduanya maka berarti engkau telah bersedekah.”

Hadist di atas menjelaskan tentang salah satu perbuatan yang mendatangkah pahala sedekah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabat dan umatnya menyatakan bahwa orang yang mendamaikan dua orang yang berselisih paham akan diganjar pahala sedekah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini tentu saja menjadi perkara yang cukup sering terjadi dalam ruang lingkup kehidupan kita. Perselisihan pun merupakan bagian alami dari sebuah hubungan. Perbedaan pemikiran dan keinginan menjadi sebab dari timbulnya perselisihan meski dalam keluarga.

Bagi kita yang sejatinya tidak terlibat dalam perselisihan tersebut dapat mengambil manfaat baik dari kejadian ini. Ya, kita dapat berperan sebagai penengah yang membantu meluruskan masalah yang sebenarnya. Tak hanya itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjanjikan sedekah bagi hamba-Nya yang mampu melakukan hal tersebut. Tentunya dibutuhkan satu syarat agar Allah dapat mengalirkan pahala pada upaya yang kita lakukan ini. Sikap adil menjadi alasan utama dari pahala yang kita dapatkan. Menjadi penengah tak hanya sekedar menyelesaikan masalah saja tapi juga harus dilakukan dengan benar dan seadil-adilnya.